Jumat, 09 November 2012

skate


Dasar bermain skate



Apakah itu Ollie?
Sebenarnya Ollie adalah salah satu trik dasar skateboard yang mengkombinasikan kestabilan dan kelincahan, sehingga skateboarder bisa ‘melompat’. Trik Ollie adalah trik dasar. Pasalnya dengan menguasai trik ini, kita bisa mengkombinasikan dengan trik-trik lain. Contohnya grind, airwalk, banana dan masih banyak lagi. Skateboarder harus bisa menguasai trik ini agar bisa melakukan eksperimen.
Untuk memulai berlatih trik ollie, siapkan skateboard. Posisikan diri anda di atas skateboard. Kedua kaki diletakkan masing-masing di belakang skate dan tengah. Biasanya 3CHOOSE menaruh kaki kanan di belakang skateboard dan kaki kiri di tengah skate. Setelah itu buat pijakan anda senyaman mungkin. Perlahan-lahan membungkuk sampai lutut menekuk dan kumpulkan seluruh tenaga pada ujung kaki. Setelah itu pijak, tekan bagian bawah skate dengan cepat dan lincah. Tekan dengan sangat cepat dan menuju ke depan. Usahakan buat lompatan setinggi mungkin. Selagi itu bagian kaki yang ada di tengah geser ke depan agar skateboard yang melayang mengarah turun. Seimbangkan skate dan siap untuk mendarat.
Trik ini membutuhkan banyak latihan. Untuk pemula, mungkin skateboard akan sulit untuk dikendalikan atau sulit mendarat. Tidak apa-apa, jangan khawatir!. Semua orang yang belajar pasti mengalami hal serupa, termasuk 3CHOOSE.
Selamat Mencoba dan Jangan Lupa Belajar!

Rabu, 07 November 2012

Koleksi Foto



Sejarah Permainan Basket


Permainan bola basket diciptakan oleh Prof. Dr. James A. Naismith salah seorang guru pendidikan jasmani Young Mens Christian Association (YMCA) Springfield, Massachusets, Amerika Serikat pada tahun 1891. Gagasan yang mendorong terwujudnya cabang olahragabaru ini ialah adanya kenyataan bahwa waktu itu keanggotaan dan pengunjung sekolah tersebut kian hari kian merosot. Sebab utamanya adalah rasa bosan dari para anggota dalam mengikuti latihan olahraga Senam yang gerakannya kaku. Di samping itu kebutuhan yang dirasakan pada musim dingin untuk tetap melakukan olahraga yang menarik semakin mendesak.

Dr. Luther Gullick, pengawas kepala bagian olahraga pada sekolah tersebut menyadari adanya gejala yang kurang baik itu dan segera menghubungi Prof. Dr. James A. Naismith serta memberi tugas kepadanya untuk menyusun suatu kegiatan olahraga yang baru yang dapat dimainkan di ruang tertutup pada sore hari.

Dalam menyambut tugasnya itu Nasimith menyusun suatu gagasan yang sesuai dengan kebutuhan ruang tertutup yakni permainan yang tidak begitu keras, tidak ada unsur menendan, menjegal dan menarik serta tidak sukar dipelajari. Langkah pertama, diujinya gubahan dari permainan Footbal, Baseball, Lacrose dan Sepakbola. Tetapi tidak satupun yang cocok dengan tuntutannya. Sebab disamping sulit dipelajari, juga permainan tersebut masih terlalu keras untuk dimainkan di ruangan tertutup yang berlampu.

Dari hasil percobaan yang dilakukan itu Naismith akhrinya sampai pada kesimpulan bahwa permainan yang baru itu harus mempergunakan bola yang bentuknya bulat, tidak menjegal, dan harus menghilangkan gawang sebagai sasarannya. Untuk menjinakkan bola sebagai pengganti menendang dilakukan gerakan mengoper dengan tangan serta menggiring bola (dribbling) sebagai puncak kegairahan, gawang diganti dengan sasaran lain yang sempit dan terletak di atas para pemain, sehingga dengan obyek sasaran yang demikian pengutamaan tembakan tidak terletak pada kekuatan seperti yang terjadi pada waktu menendang, melainkan pada ketepatan menembak.

Semula Naismith akan menggunakan kotak kayu untuk sasaran tembakan tersebut, tetapi berhubung waktu percobaan dilakukan yang ada hanya keranjang (basket) buah persik yang kosong, maka akhirnya keranjang itulah dijadikan sasaran tembakan. Dari perkataan basket ini kemudian permainan baru yang ditemukan Prof. Dr. James A. Naismith tersebut dinamakan Basketball.

Perkembangan Bola Basket di Indonesia
Di tengah-tengah gejolak revolusi bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan yang telah direbut itu, permainan Bola Basket mulai dikenal oleh sebagian kecil rakyat Indonesia, khususnya yang berada di kota perjuangan dan pusat pemerintahan Rakyat Indonesia, Yogyakarta serta kota terdekat Solo. Nampaknya, ancaman pedang dan dentuman meriam penjajah tidak menjadi penghalang bagi bangsa Indonesia untuk melakukan kegiatan olahraga, termasuk permainan Bola Basket.

Bahkan dengan dilakukannya kegiatan-kegiatan olahraga tersebut semangat juang bangsa Indonesia untuk mempertahankan tanah airnya dari ancaman para penjajah yang menginginkan kembali berkuasa semakin membaja. Terbukti pada bulan September 1948, di kota Solo diselenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) Pertama yang mempertandingkan beberapa cabang olahraga, diantaranya Bola Basket. Dalam kegiatan tersebut ikut serta beberapa regu, antara lain : PORO Solo, PORI Yogyakarta dan Akademi Olahraga Sarangan.

HAY :),
welcome to my blog
disini kalian bisa lihat tentnag aku. cara kehidupan, pelajaran, dan kegiatan lainny :)